Qurban, atau kurban dalam konteks Islam, adalah praktik penyembelihan hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Ibadah ini dilakukan sebagai bagian dari perayaan Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Qurban merupakan perwujudan ketaatan dan kepatuhan seorang Muslim kepada Allah SWT, serta refleksi dari kisah Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah. Dalam Al-Qur’an, perintah tentang qurban tertuang dalam Surah Al-Kausar ayat 2: “Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” Selain itu, hadis Nabi Muhammad SAW juga menekankan pentingnya qurban, seperti yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik: “Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih kehitaman dan bertanduk. Beliau menyembelih keduanya dengan tangan beliau sendiri, menyebut nama Allah, dan bertakbir” (HR. Bukhari dan Muslim).
Melalui praktik qurban, umat Islam diingatkan akan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian terhadap sesama, dan ketaatan yang tulus kepada Allah. Bagian dari hewan qurban biasanya dibagikan kepada yang membutuhkan, kerabat, dan teman, sehingga menumbuhkan rasa kebersamaan, keikhlasan dan solidaritas sosial.Bertepatan pada hari Senin 17 Juni 2024/10 Dzulhijjah 1445 H Pesantren Al Qur’an dan Sains Al Kamil merayakan Hari Raya Idul Adha dengan semangat kebersamaan melalui ibadah qurban.Setiap tahun, santri dan pengajar berpartisipasi dalam pemotongan hewan qurban yang disumbangkan oleh para dermawan.Hewan qurban dipotong dengan penuh khidmat sesuai dengan syariat Islam, daging qurban kemudian dibagikan kepada para santri, pengajar dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan bagi para santri untuk memahami makna pengorbanan dan kepedulian sosial, serta mempererat ikatan kebersamaan di lingkungan Pesantren.
Secara keseluruhan, kegiatan qurban yang dilaksanakan di Pesantren Al Qur’an dan Sains Al Kamil menunjukkan betapa pentingnya integrasi antara pendidikan agama dan nilai-nilai sosial dalam pembentukan karakter generasi muda. Dengan melibatkan para santri dalam seluruh proses qurban, mulai dari persiapan hingga distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan, Pesantren Al Qur’an dan Sains Al Kamil tidak hanya mendidik santri dalam aspek keagamaan dan akademik saja, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial dan tanggung jawab.Sehingga dapat disimpulkan bahwa qurban bukan hanya ritual ibadah semata, tetapi juga sarana untuk mendidik para santri agar menjadi individu yang bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta memiliki kesadaran akan pentingnya kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Semoga melalui ibadah qurban yang kita laksanakan pada perayaan Idul Adha ini, Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan melimpahkan berkah serta rahmat-Nya kepada kita semua. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan yang telah berbagi dan berqurban. Semoga kebaikan hati dan ketulusan para dermawan menjadi ladang pahala yang berlipat ganda serta dapat menginspirasi banyak orang untuk turut serta dalam kebaikan ini. Harapan kami, qurban ini tidak hanya mendekatkan kita kepada Allah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Amin, Ya Allah ya Rabbal ‘alamin.
Oleh : Fajar M.J.S